
Asteroid bernama 2010 So16 yang
memiliki diameter beberapa ratus meter itu juga merupakan asteroid
terbesar yang berada di sekitar Bumi. Diperkirakan, asteroid ini
memiliki hubungan erat dengan asal muasal planet Bumi.
Menurut para astronom, ia akan terus memantau pergerakan Bumi setidaknya untuk 100 ribu hingga jutaan tahun ke depan.
Temuan ini sendiri dipaparkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
"Jarak rata-rata asteroid ini dengan Matahari identik dengan jarak
Bumi dengan Matahari,” kata Christou, seperti dikutip
dariCosmosmagazine, Senin 11 April 2011.
“Menariknya, orbit asteroid ini juga sangat serupa dengan orbit Bumi,” ucapnya.
Namun
demikian, jalur yang diambil asteroid aneh ini tidak serupa dengan
Bumi. Dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, ia membuat jalur yang
berbentuk seperti ladam atau sepatu kuda.
“Asteroid 2010 So16
membutuhkan waktu 175 tahun untuk menyelesaikan perjalanan dari ujung
satu ke ujung lainnya pada jalur sepatu kuda tersebut,” kata Christou.
Dalam
orbit berbentuk ladam, asteroid akan bergerak mendekat dan menjauh dari
bumi tanpa pernah melintasi bumi. Ketika mendekati bumi, 2010 SO16 akan
bergerak dengan lambat. Sampai jarak tertentu dari bumi, asteroid akan
kembali ditarik oleh matahari sehingga berbalik dari arah lintasan
semula. Gerakan berbalik ini berlanjut sampai planet berada di balik
matahari dan mendekat lagi dengan bumi dari sisi berlainan.
“Ketika kecepatan asteroid itu seimbang dengan kecepatan Bumi, Bumi
tidak menariknya,” ucapnya. “Tidak tertariknya asteroid oleh gravitasi
Bumi membuat asteroid itu menjadi lebih dekat dengan Matahari dan itu
membuat So16 mendapat kecepatan tambahan.”
Jika dilihat dari
bumi, pola gerak bolak-balik asteroid akan tampak seperti tapal kuda.
Namun jika dilihat dari sudut pandang asteroid, benda langit ini
bergerak dalam arah yang sama. Periode orbit asteroid adalah selama 3,5
abad.
Orbit unik asteroid ini diprediksi tak akan berlangsung
selamanya. Orbit ladam merupakan tipe orbit yang labil sehingga sebuah
tarikan kecil dari benda langit lain bisa membuyarkan bentuk orbit.
Namun sejauh ini orbit ladam asteroid 2010 SO16 masih kokoh dengan
lintasan ladam tersebut setidaknya hingga 120 ribu tahun mendatang.
Saat
ini, asteroid tersebut berada di salah satu titik yang terdekat dengan
Bumi. Diperkirakan, asteroid ini dapat dilihat dalam beberapa dekade ke
depan