
Mungkin ini agak tidak masuk akal sebab madu melekat di semua benda
yang disentuhkan. Kalau diperhatikan, maka debu dan sebagainya akan
melekat di permukaan madu dan tidak mungkin menembus ke luka.
Kedua, madu juga menghilangkan rasa sakit karena sifatnya sebagai
antiradang alami. Di lain pihak, madu juga membuat luka tetap lembab
saat proses penyembuhan, tetapi tidak menghambat proses tersebut.
Cuka pun tidak mau ketinggalan. Tentu banyak yang tahu apple cider vinegar? Kita biasa menyebutnya sebagai cuka apel. Nah, cuka apel tersebut juga bisa menyembuhkan luka.
Seperti madu, cuka apel juga menyembuhkan luka dengan cara mencegah
penyebaran bakteri di atas luka. Selain itu, cuka apel juga mempercepat
proses penyembuhan dan mengurangi rasa gatal yang biasanya timbul saat
luka mulai sembuh.
Jadi, perbedaan mendasar antara cuka apel dan madu dalam penyembuhan
luka adalah madu bertindak sebagai penghilang rasa sakit, sedangkan cuka
menghilangkan rasa gatal.
Yang mana sebaiknya yang Anda pakai? Keduanya bagus, tergantung pada
seberapa parah luka yang Anda derita atau pada tahap apa luka tersebut.
Begitu juga dengan kaki pegal. Menghilangkan kaki pegal tak selalu
harus dipijat. Cukup gunakan cuka apel, yang membantu menarik laktat
(asam susu) yang menjadi penyebab pegal atau rasa tak enak pada otot,
sehingga membantu menghilangkan pegalnya. Berikut caranya:
1. Basahi kain atau handuk kecil dengan cuka apel.
2. Bungkus otot pegal tersebut dengan kain tadi selama 20 menit. Rasa sakitnya akan berangsur hilang beberapa lama kemudian.
3. Silakan kompres kembali otot yang tegang dengan kain yang kembali dibasahi cuka apel hingga sakitnya benar-benar hilang.