
Italia mengirimkan empat
wakil dalam Liga Champions musim ini, namun lupakan Sampdoria lantaran
mereka sudah tersingkir lebih dulu di fase play-off. Il Samptersingkir
juga di tangan wakil Jerman, Werder Bremen.
Inter, AC Milan dan
AS Roma sukses melewati fase grup dan akhirnya melangkah ke babak
perdelapanfinal. Tapi di fase ini dua wakil wakil 'Negeri Spaghetti' itu
langsung gugur.
Roma yang berhadapan dengan Shakhtar Donetsk
dibuat tidak berdaya. Kalah 2-3 di Olimpico, I Lupi tak mampu bangkit di
Donbass Arena. Roma akhirnya malah kalah 0-3 di kandang lawan itu.
Sedangkan Milan dibuat bertekuk lutut oleh salah satu kuda hitam musim ini, Tottenham Hotspur.
Nasib Rossoneri juga sama seperti Roma: kalah di kandang sendiri
lebih dulu. Milan ditundukkan Spurs 0-1 di San Siro lewat gol Peter
Crouch.
Gol Crouch itulah yang kemudian menjadi akhir dari Milan
pada turnamen musim ini. Sebab, pada laga kedua di White Hart Lane,
kedua tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Tinggallah
Inter. Nerazzurri sendiri melewati fase perdelapanfinal dengan dramatis.
Kalah 0-1 di Giuseppe Meazza dari Bayern Munich, skuad arahan Leonardo
itu bangkit di Allianz Arena. Mereka sukses membalikkan keadaan dan
akhirnya lolos setelah menang 3-2.
Tapi di fase perempatfinal
Inter justru melempem. Sebagai bukti, mereka sudah kalah 2-5 lebih dulu
ketika menghadapi Schalke di kandang sendiri. Mau tak mau skor itu
membuat mereka setidaknya harus menang 4-0 di leg kedua di Veltins
Arena. Misi yang relatif sulit.
Pada akhirnya, misi itu juga tak
terwujud. Inter kembali kalah, kali ini dengan skor 1-2, membuat Schalke
melenggang ke semifinal dengan agregat 7-3. Wakil Italia pun habis.
Tersingkirnya
Inter di tangan wakil Jerman bak menegaskan superioritas Jerman atas
Italia dalam hal liga atau wakil siapa yang lebih baik.
Buruknya
prestasi klub-klub Italia di kompetisi antarklub Benua Biru membuat
rangking koefisien UEFA mereka disalip oleh Jerman. Artinya, meski Inter
memenangi Liga Champions musim lalu, Italia tetap tak mampu mengejar
ketertinggalannya dari Jerman.
Mulai musim 2012/2013, Jerman akan
menempatkan empat wakilnya di Liga Champions. Sebagai konsekuensinya,
Italia akan kehilangan satu wakilnya.