
Inter harus melepas mahkota juaranya
usai dikalahkan Schalke 1-2 pada leg kedua di Veltins Arena, Kamis
(14/4/2011). Secara keseluruhan, Inter kalah dengan agregat 7-3, karena
menelan kekalahan 2-5 pada leg pertama di Giuseppe Meazza.
Menyikapi hasil ini, Leonardo pun shock karena timnya tidak berdaya
dalam meladeni permainan Raul Gonzalez dkk. Allenatore asal Brasil ini
sempat percaya penuh timnya mampu mencetak empat gol dan membalikkan
keadaan untuk bisa lolos ke semifinal.
"Awalnya, saya
benar-benar percaya (kami bisa membalik keadaan), karena di babak
pertama kami mengambil inisiatif dan mengendalikan pertandingan. Sayang,
kami tidak punya banyak peluang untuk mencetak gol," tutur Leo selepas
laga seperti diberitakan Football-Italia, Kamis (14/4/2011).
“Saya memimpikan kami bisa comeback dengan mencetak gol sejak awal
dan terus menambah gol di waktu yang tepat. Memang, dalam beberapa
situasi, kami sebenarnya bisa melakukan lebih baik dari ini,” sambungnya
seraya mengatakan faktor kalah telak di laga pertama juga memberikan
pengaruh bagi timnya di laga kali ini.
"Gol-gol yang kami terima,
terutama di San Siro (leg pertama), pertahanan kami berada dalam
kondisi baik. Ada faktor lain yang menghukum kami. Ada kekecewaan dan
ini sulit untuk dikendalikan," sambungnya.
Faktor lain yang
dinilai Leo menjadi biang kegagalan timnya, adalah energi yang banyak
terbuang karena sudah terforsir saat dirinya mengambil alih jabatan dari
tangan Rafael Benitez, pada libur Natal tahun lalu. Leo mengaku, timnya
telah menghabiskan banyak tenaga untuk memperbaiki posisi baik di Serie
A maupun Liga Champions.
“Saya pikir tim ini sudah
mengeluarkan terlalu banyak energi dalam beberapa bulan terakhir, baik
di Serie A dan Liga Champions. Kami datang pada momen yang menentukan
(lawan Schalke) dengan membawa masalah (keletihan),” tutupnya.
Dengan kekalahan ini, maka peluang Inter untuk bisa berjaya hanya
tinggal di dua kompetisi domestik, Serie A dan Coppa Italia. Di ajang
Coppa, Inter harus meladeni perlawanan AS Roma di semifinal, sementara
di Serie A, Nerazzurri masih tercecer di peringkat tiga klasemen
sementara dengan selisih lima angka dari pemuncak klasemen sementara, AC
Milan.