Dr.
Raj M. Sajid. Kandidat politik Muslim pertama yang mencalonkan diri
sebagai alderman, menyalami seorang warga Ballwin dalam upaya kanpanye
mengumpulkan suara. (Foto: STL Today)
BALLWIN – Salju tebal mulai menjatuhi jalan setapak
dari kampanye Dr. Raj M. Sajid. Kandidat politik yang pertama kali
mencalonkan diri sebagai alderman (anggota dewan), dia dan relawannya
tidak berpakaian untuk mendatangi setiap rumah dalam cuaca dingin.
Sajid, berusaha mengamankan suara dengan cara lama, mendorong timnya
untuk menjaga daftar alamat dari pemilih terdaftar agar tetap rapi dan
kering, untuk berjalan cepat melalui jalan-jalan daerah pinggiran St.
Louis. Setelah berkumpul di tengah jalan sebuah perumahan, saudara
iparnya, Asif Qureshi, mengambil jeda sejenak untuk berdoa. "Ayolah
Tuhan, bantu aku," ujarnya.
Setelah rumah berikutnya, Qureshi membawa kabar yang menggembirakan: Janji untuk sebuah suara.
"Setiap kali kau mendapatkan satu suara untuk kita, aku akan
memberimu satu dolar," ujar Sajid, keduanya tertawa saat mereka mulai
mengetuk lebih banyak pintu.
Pemenang dari pemilihan terakhir hanya memperoleh 427 suara, sehingga
janji itu tidak akan memberinya terlalu banyak. Tapi kampanye Sajid
signifikan untuk alasan lain. Jika dia menang, dia akan menjadi Muslim
pertama yang terpilih sebagai anggota dewan kota.
Muslim kelahiran AS itu telah terlibat perpolitikan di St. Louis
dalam skala kecil. Sajid akan menjadi sesuatu yang langka di wilayah
itu, seorang pejabat publik Muslim kelahiran asing.
Sajid, 38, yakin bahwa keyakinan tidak ada kaitannya dengan
pencalonannya. Seorang dokter yang pulang pergi ke Pangkalan Angkatan
Udara Scott setiap hari dalam mobil Toyota Camry bersama dengan ketiga
anaknya yang duduk di kursi belakang, dia mengatakan terdorong untuk
mencalonkan diri karena dia ingin melindungi komunitasnya.
"Sebagai warga Amerika, adalah tugasku untuk melakukannya," ujarnya.
"Aku mencintai kota Ballwin, mereka adalah orang-orang yang hebat."
Sidang kongres baru-baru ini dan sidang lainnya tentang Islam memicu
opini dan emosi keras dari kedua pihak. Tapi di arena paling dasar dari
perpolitikan Amerika – pemilihan lokal – keyakinan belum menjadi masalah
bagi Sajid, setidaknya di permukaan.
Dengan pemilihan yang akan dilakukan pada hari Selasa, seorang
anggota kampanyenya mengatakan bahwa sekitar 10 orang telah bertanya
tentang keyakinan agama Sajid. Dia melapor pada polisi hari Minggu
(27/3) kemarin bahwa beberapa tanda politiknya hilang, tapi otoritas
mengatakan bahwa itu adalah hal biasa dalam pemilihan kota.
Ballwin adalah sebuah kota berpenduduk 300,000 jiwa yang hidup dalam
rumah-rumah kelas menengah ke atas khas daerah suburban. Ia juga menjadi
rumah bagi populasi Muslim paling mapan di wilayah itu, yang
mengunjungi Masjid Daar Ul Islam di St. Louis County. Masjid itu adalah
Masjid pertama yang dibangun di area St. Louis.