JAKARTA - Dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia ternyata memiliki keunikan tersendiri. Pasalnya, pengguna Internet di sini mayoritas mengakses melalui ponsel.
Hal
itu terungkap dari presentasi yang dibawakan oleh Regional Director
Effective Measure untuk Asia Tenggara, Russell Conrad, pada acara panel
diskusi Effective Measure – PPPI, di Jakarta.
Dari hasil riset
teranyarnya, Effective Measure, firma yang memiliki spesialisasi dalam
pengukuran statistik web, sebanyak 61,88 persen dari pengguna Internet
Indonesia mengakses melalui ponsel. Sementara 38,12 persen lainnya
mengakses Internet bukan dari ponsel.
Mengacu pada data Effective
Measure, pengguna Internet Indonesia tahun 2011 yang mencapai
39.100.000 atau tingkat penetrasi Internet sebesar 17 persen. Berarti
pengguna Internet mobile Indonesia mencapai 24.195.080 orang.
Di Asia Tenggara, pengguna mobile web Indonesia ini adalah yang
terbesar. Negara-negara lainnya, seperti Singapura, Thailand, Vietnam,
Filipina, dan Malaysia, semua pengguna Internetnya mayoritas mengakses
melalui perangkat bukan ponsel.
Sementara untuk perilaku belanja
online, barang yang paling sering dibeli oleh pengguna Internet
Indonesia adalah tiket penerbangan atau tiket perjalan dengan persentase
5 persen. Barang terlaris berikutnya yang dibeli oleh pengguna
Indonesia adalah buku dan majalah (44,97 persen), hardware dan software
komputer (31,54 persen), dan elektronik (30,2 persen).
Dari sisi
demografi, mayoritas pengguna Internet Indonesia berusia antara 25-30
(25,52 persen). Kelompok usia terbesar berikutnya adalah antara 21-24
tahun (20 persen), 18-20 (12,56 persen), 35-40 (11,93 persen), dan 31-34
tahun (11,58 persen).
Penghasilan mereka berkisar antara 0 - Rp
4,3 juta (39,84 persen), Rp 4,3 juta - Rp 8,6 juta (16,9 persen), dan Rp
8,6 juta - Rp 12,9 juta (11,17 persen). Mereka tinggal di kota-kota
besar (44,59 persen), Ibu kota (38,32 persen), dan daerah terpencil
(17,09 persen). Mayoritas belatar pendidikan S-1 (66,96 persen), SMA
(21,58 persen), dan pasca sarjana (9,54 persen).