Direktur
Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional, Djoko
Santoso, menyatakan tahun ini SNMPTN tersedia setidaknya 108.535 kursi
di 60 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Angka itu, kata
Djoko, meningkat dari jumlah kursi tahun lalu, yaitu 82 ribu kursi.
"Kenaikan daya tampung disebabkan berdirinya universitas negeri baru
dan pembukaan program studi baru," ujar Djoko dalam siaran pers
tertulisnya, Minggu, 1 Mei 2011.
Selain itu, kenaikan ini juga disebabkan oleh kebijakan pemerintah
untuk tahun 2011 yang menetapkan porsi mahasiswa yang masuk melalui
SNMPTN sebesar 60 persen. Jumlah itu untuk menjaring lebih banyak lagi
mahasiswa dari seluruh pelosok daerah.
Djoko mengingatkan kepada para calon peserta untuk membaca panduan
peserta dengan cermat sebelum mendaftar. "Calon peserta harus mencatat
kode panitia lokal (Panlok) tempat mengikuti ujian," jelasnya.
Selanjutnya, peserta membayar biaya Ujian Tertulis sesuai dengan
kelompok ujiannya. Pembayaran dapat dilakukan melalui loket/ATM/e-banking/SMS Bank Mandiri.
Untuk diketahui, SNMPTN 2011 akan dilaksanakan melalui dua jalur.
Pertama, jalur undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik.
Kedua, jalur ujian tertulis dan/atau keterampilan. Untuk jalur undangan,
sebanyak 53.970 kursi telah disiapkan.
Pendaftaran ujian tertulis dan/atau keterampilan akan dibuka mulai 2-25
Mei 2011. Pendaftaran dibuka dalam dua tahap. Bagi para lulusan sekolah
menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah
kejuruan (SMA/MA/SMK/MAK) atau bentuk lain yang sederajat tahun ijazah
2009 atau 2010 dapat mendaftar sampai dengan 10 Mei 2011 pukul 24.00
WIB. Adapun bagi lulusan tahun ijazah 2011 dapat mendaftar sampai dengan
25 Mei 2011 pukul 24.00 WIB.
Untuk jadwal ujian tertulis berlangsung pada 31 Mei, berupa tes potensi
akademik dan bidang studi dasar. Sementara, pada 1 Juni akan digelar
tes bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Ujian
keterampilan akan dilaksanakan pada 3-4 Juni. Hasil tes diumumkan pada
30 Juni.