LONDON- Bingung mengalokasikan kekayaan? Tanya
saja bos Virgin Group, Richard Branson. Akhir pekan lalu, Branson
memperkenalkan "mainan" terbarunya, pesawat bawah laut.
Rasanya belum cukup bagi miliuner sekelas Sir Richard Branson memiliki
sebuah perusahaan penerbangan, label rekaman, perusahaan telepon
genggam, sejumlah restoran mewah dan pulau Karibia.
Layaknya
seorang anak yang gemar mengoleksi mainan, kali ini Branson dengan
bangga memperkenalkan "mainan" terbarunya, Necker Nymph. Sebagai pria
multi obsesi bahkan berniat memperbaharui Necker Nymph sehingga pesawat
ini sanggup menyelam hingga 35.000 kaki. Bagi sebagian orang, obsesi ini
sungguh luar biasa.
Mengapa? Karena kedalaman yang diharapkan
Branson melampaui ketinggian gunung tertinggi di dunia, Everest. Obsesi
yang lain, Branson berharap agar Necker Nymph dapat ditumpangi oleh
wisatawan yang sedang berlibur di salah satu pulaunya, Necker Island.
Necker Nymph yang ukurannya tidak terlalu besar itu mampu mengangkut
seorang pilot dan dua penumpang dalam perjalanan bawah laut selama dua
jam. Kini Branson sudah mulai merajut mimpinya bersama Necker Nymph.
Dia ingin para penumpang Nymph bisa mendekati puing kapal-kapal kuno
yang tenggelam di dasar laut. Branson juga ingin mendengar kebahagiaan
para penumpang Nymph ketika akhirnya bisa berenang bersama lumba-lumba
atau mengejar ikan paus. Pesawat bawah laut kebanggan Branson juga bisa
disewa.
Branson sudah menentukan harga sewa sebesar USD25.000
(Rp235 juta) per pekan. Jangan salah, harga sewa istimewa ini hanya akan
diberikan bagi para wisatawan yang sebelumnya menginap selama tujuh
hari di pondok mewah Branson, Necker Belle. Necker Nymph bukan
satu-satunya "mainan" Branson.
September lalu, dia
memperkenalkan produk terbaru Virgin Galactic - Space Ship Two (SS2).
Dua tahun mendatang, pesawat ini siap membawa penumpangnya ke luar
angkasa. Pesawat luar angkasa sepanjang 18 meter ini mampu menampung
satu pilot, dua kru, dan ruang istimewa untuk enam penumpang.
SS2 memang belum diujicoba. Rencana penerbangan luar angkasanya pun
masih tersisa dua tahun lagi. Namun, hingga kini telah tercatat 300
orang yang telah memesan tempat dalam penerbangan perdana SS2.
Untuk menikmati sensasi melayang-layang dalam SS2 dan pemandangan
jutaan bintang di luar angkasa, para calon penumpang bahkan rela
mengeluarkan biaya sebesar USD200.000 (sekitar Rp1,9 miliar). Dunia
bawah laut sepertinya menjadi ketertarikan tersendiri bagi Branson.
Tahun lalu, Branson dan pemilik klub sepak bola Chelsea FC, Roman
Abramovich berlomba untuk memiliki kapal selam seharga 1,5 juta Euro
(Rp.21 miliar), Super Aviator. Kapal selam mutakhir ini mampu menyelam
hingga kedalaman 1.000 kaki dengan kecepatan 6 knot. Selain itu, Super
Aviator sanggup menembus laut dalam, sehingga memudahkan para arkeolog
mencari dan menemukan reruntuhan kapal-kapal kuno.
Wisata
selam laut ini akan dimulai pada 20 Februari nanti. Satu wahana Pesawat
bawah air ini mampu mengangkut 2 penumpang dan seorang pilot, bisa
mengawali start dari daratan atau dari atas kapal.
Pesawat bawah
air ini di design sangat futuristik, mampu menahan tekanan air yang
besar dan serasa melayang bebas di dalam lautan selama lebih kurang 2
jam dalam satu kali perjalanan, dan kokpit penumpangnya memberi
kenyamanan penglihatan 360 derajat!
Pesawat bawah air yang
disebut Necker Nymph itu berkecepatan jelajah 2 – 5 mil laut per jam dan
mampu menyelam sampai lebih dari 100 kaki.
Setidaknya begitu penjelasan Karen Hawkes, juru bicara Hawkes Ocean
Technologies, perusahaan perancang Nymph. Ia juga menerangkan bahwa
Necker Nymph melakukantake off seperti pesawat terbang biasa, meluncur
di atas permukaan air dan lalu menyelam ke kedalaman air. Dari berbagai
sumber