
Gates menerangkan rencananya menjelang pengumuman Gedung Putih yang
menyatakan bahwa Panetta akan ditunjuk presiden untuk menggantikan
Gates.
Petraeus diperkirakan baru akan dipindah ke CIA hingga awal musim
gugur mendatang, setelah merampungkan tugasnya sebagai komandan di
Afghanistan pada musim panas.
Dalam pertemuan dengan Presiden Barack Obama untuk membahas
kepindahan itu pertengahan Maret lalu, jenderal bintang empat tersebut
juga setuju mundur dari dunia militer sebelum menerima jabatan.
Di sepanjang musim panas, CIA kemungkinan akan dipimpin oleh seorang deputi.
Para sumber tersebut merahasiakan nama mereka karena perubahan itu memang masih belum diumumkan sendiri oleh Obama.
Menurut para sumber, Obama akan menunjuk Letnan Jenderal John Allen
sebagai pengganti Petraeus sebagai komandan Afghanistan, dan diplomat
Ryan Crocker untuk menjadi duta besar AS berikutnya di Afghanistan.
Dengan jadwal penyerahan bulan September mendatang, pemerintah AS hanya
punya waktu beberapa bulan agar nama Petraeus, Allen, dan Crocker
disetujui Senat AS.
Allen, yang kini menjadi deputi komandan Komando Sentral AS di
Florida, tiba di Washington pada hari Rabu. Sejumlah sumber di
Afghanistan juga mengatakan bahwa Petraeus juga bertolak ke Washington.
Para tokoh pertahanan sipil dan militer AS menyebut tahun 2011
sebagai tahun penentuan keberhasilan perang dan menjadi landasan
keluarnya AS pada 2015. Rintangan utamanya adalah kepemimpinan yang
tidak pasti dan pemerintahan Hamid Karzai yang lemah, pertanyaan bisa
tidaknya Taliban diintegrasikan ke dalam kehidupan politik Afghanistan
dan perlindungan yang terus diberikan Pakistan untuk militan yang
menyerang pasukan AS dan NATO di seberang perbatasan negara, di
Afghanistan.
Seorang pejabat AS yang membenarkan kepindahan Panetta ke Washington
mengatakan bahwa Gedung Putih memilih Panetta karena dianggap
berpengalaman di Washington, termasuk saat menjadi anggota kongres yang
menangnani anggaran di dinas intelijen dan direktur CIA. Ia mengatakan,
Panetaa telah bepergian lebih dari 200.000 mil ke lebih dari 40
pangkalan CIA dan lebih dari 30 negara, termasuk Afghanistan dan
Pakistan.
Pengalaman Panetta sebagai mantan direktur Kantor Manajemen dan
Anggaran Gedung Putih akan amat membantu karena militer AS saat ini
berusaha memangkas anggaran pertahanan, kata John Nagl, presiden Center
for a New American Security, dan anggota Dewan Kebijakan Pertahanan.
Nagl menambahkan, "Pemahaman Panetta mengenai proses anggaran mungkin
tidak tertandingi, ditambah dengan anggaran untuk dua perang di
Afghanistan dan Irak."
Gates mengajukan pemangkasan $400 miliar dalam anggaran pertahanan
untuk 10 tahun ke depan. Obama juga memintanya untuk menambah $400
miliar lagi. Tugas tersebut akan diberikan kepada Panetta jika ia
disetujui untuk menduduki jabatan tersebut.
Petraeus yang mengambil alih jabatan komandan perang Afghanistan Juni
lalu memang diperkirakan meninggalkan jabatan itu sebelum akhir tahun
ini. Sudah berpekan-pekan nama Petraeus disebut sebagai orang yang
mungkin menggantikan Panetta