TELUK KUANTAN-Unit Pengelola Kecamatan (UPK)
Kuantan Tengah Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Kecamatan menemukan uang
palsu pecahan Rp50 ribu, Rabu (20/4). Itu ketika ada penyetoran dari
ibu-ibu desa.
Demikian diungkapkan Ketua UPK Kuantan Tengah Andika melalui telepon
selularnya, Rabu (20/04). "Penemuan uang palsu pecahan 50 ribu rupiah
ini di kantor UPK pada waktu penyetoran dana SPP dari ibu-ibu yang
berada di desa sudah terjadi dua kali," ujarnya. Namun, sebelumnya belum
pernah dilaporkan.
Alasannya, penemuan uang palsu ini skalanya masih
kecil. "Kita juga berkeinginan melaporkan kejadian ini ke polisi. Kita
imbau anggota SPP ini berhati-hati kalau menerima setoran dari anggota
SPP ini. Kalau melihat uang, harus dicek dulu menjelang dikirim ke UPK,"
ujarnya.
Dana SPP tersebut dikelola dari UPK melalui kucuran dana Program Nasional Pemberdayaan Mandiri Pedesaan (PNPMDes).
Dilanjutkannya,
pihaknya memerlukan alat untuk mengecek keaslian uang agar dapat
mendeteksi keaslian uang yang disetor. Apalagi, uang yang diterima
pihaknya cukup banyak dan kantor UPK belum memiliki alat untuk
mendeteksi keasliannya.