Pernyataan ini datang sebagai tanggapan Syaikh Qardhawi atas laporan
para ulama di Suriah, yang menyerang pernyataan dirinya sebelumnya yang
menyebut dia dan organisasi persatuan ulama Muslim sedang berusaha untuk
membentuk pemerintahan baru di Suriah.
Sebelumnya persatuan ulama muslim dunia telah mengkritik pidato bebas
dari Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Sabtu pekan lalu dalam
mengatasi tuntutan masyarakat yang menuntut adanya kebebasan dan
pemerintahan yang demokratis, sembari menekankan bahwa kepemimpinan
Suriah harus belajar bahwa era satu-partai dan pemimpin tunggal telah
ketinggalan jaman.
Syaikh Qardhawi mengatakan dalam khotbah Jumat kemarin di Doha dengan
menyatakan: "Menteri wakaf Suriah menuduh dengan mengeluarkan
pernyataan bahwa orang-orang yang mengecam pemerintahan Assad memiliki
latar belakang partisan serta berusaha melakukan konspirasi melawan
Suriah, namun sebenarnya masyarakat sudah tahu bahwa hal itu adalah
sebuah kebohongan. Menteri wakaf Suriah bertindak seperti orang yang
"idiot". Bagaimana dia menjelaskan apa yang terjadi di Suriah? Bukankah
kami saudara-saudara muslim dia juga? Kejadian di Suriah sesuai dengan
Quran dan Sunnah memungkinkan kami untuk campur tangan dalam masalah
kaum muslimin."