Obama: Teknologi Gedung Putih Ketinggalan Zaman 30 Tahun!

Written By Juhernaidi on Minggu, 17 April 2011 | 10:58:00 PM

Presiden AS, Barack Obama memeriksa telepon genggamnya. Obama mengklaim bahwa teknologi di Gedung Putih yang tersedia saat ini telah ketinggalan sejauh 30 tahun. (Foto: Google)
CHICAGO – Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan kekecewaannya terkait kurangnya teknologi baru di Gedung Putih. Sang presiden bahkan mengklaim bahwa berbagai peranti elektronik yang menjadi fasilitas untuknya "30 tahun ketinggalan zaman." "Kami tidak bisa membuat telepon berfungsi," kata Obama kepada para donatur dalam sebuah ajang penggalangan dana di kota asalnya di Chicago sebagaimana dikutip Telegraph.
Sembari menunjukkan rasa jengkelnya, Obama berkata, "Ayolah, saya ini presiden Amerika Serikat! Di mana tombol canggih dan benda-benda serta layar besar yang muncul (setelah ditekan)? Itu tidak terjadi. Saya selalu mengira saya akan dapat telepon dan peranti yang canggih dan keren."
Menanggapi pertanyaan mengenai kemacetan dalam inovasi teknologi, Obama mengatakan bahwa pembelian teknologi informasi di seluruh bagian pemerintahan AS "mengerikan".
"Seperti itu keadaannya di Pentagon. Seperti itu juga di berbagai lembaga. Itu juga terjadi di Departemen Keamanan," tambah Obama.
Tapi, Obama mengatakan bahwa secara keseluruhan, para pegawai pemerintahan "pintar dan berdedikasi."
Dalam lanjutan pidatonya, Obama menyatakan bahwa bayaran tinggi di negara-negara Timur Tengah yang stabil namun dikendalikan ketat seperti Qatar menunjukkan bahwa ketegangan Amerika akan terselesaikan dengan lapangan kerja yang lebih baik.
"Saya kedatangan emir Qatar di Ruang Oval hari ini," kata Obama. "Dia orang yang cukup berpengaruh. Dia adalah pendukung besar demokrasi di seluruh Timur Tengah."
"Reformasi, reformasi, reformasi. Dia sendiri tidak bereformasi secara signifikan, tidak ada langkah besar menuju demokrasi di Qatar. Tapi, Anda tahu, sebagian alasannya adalah pendapatan per kapita di Qatar yang sebesar $145.000 per tahun. Hal itu akan memadamkan banyak konflik," kata Obama.
"Saya menyampaikan ini karena jika ada peluang, jika orang-orang merasa kehidupan mereka bisa lebih baik, maka akan ada banyak permasalahan yang akan terselesaikan," tambah Obama.
Seperti dilansir Fox News, sang presiden menyampaikan hal tersebut di hadapan para donatur dalam sesi tanya jawab setelah para wartawan sudah diminta keluar dari ajang tersebut. Tapi, sesi tanya jawab tersebut terdengar hingga Washington karena kesalahan dan sampai di ruang pers. Di sana masih ada beberapa orang reporter yang bekerja hingga larut.
Obama agaknya menanggapi pertanyaan mengenai kemacetan inovasi teknologi dan ia menggunakan pengalamannya di Gedung Putih sebagai contoh.
Sikap Obama yang menyebut teknologi Gedung Putih ketinggalan zaman itu memicu reaksi dari masyarakat. Dalam kolom komentar di Fox News, seorang pengguna dengan nama "dodaddy" menuliskan, "Dengan ego seperti Barry, kita tidak akan pernah terbebas dari utang. Setiap kali ada barang baru, Barry boy langsung berpikir bahwa pemerintah membutuhkannya. Ayah saya selalu menanyakan apa saya ingin atau butuh sesuatu. Itu baik dipikirkan saat mempertimbangkan pengeluaran."
Seorang pengguna lain dengan nama "phtsearch" menuliskan, "Saya tidak suka Obama karena kebijakan-kebijakannya, tamasya golfnya, dan hampir segalanya tentang dia. Tapi, komentarnya soal telepon ini benar-benar menggelikan."

Simulasi Jangka Sorong