Sembari menunjukkan rasa jengkelnya, Obama berkata, "Ayolah, saya ini
presiden Amerika Serikat! Di mana tombol canggih dan benda-benda serta
layar besar yang muncul (setelah ditekan)? Itu tidak terjadi. Saya
selalu mengira saya akan dapat telepon dan peranti yang canggih dan
keren."
Menanggapi pertanyaan mengenai kemacetan dalam inovasi teknologi,
Obama mengatakan bahwa pembelian teknologi informasi di seluruh bagian
pemerintahan AS "mengerikan".
"Seperti itu keadaannya di Pentagon. Seperti itu juga di berbagai
lembaga. Itu juga terjadi di Departemen Keamanan," tambah Obama.
Tapi, Obama mengatakan bahwa secara keseluruhan, para pegawai pemerintahan "pintar dan berdedikasi."
Dalam lanjutan pidatonya, Obama menyatakan bahwa bayaran tinggi di
negara-negara Timur Tengah yang stabil namun dikendalikan ketat seperti
Qatar menunjukkan bahwa ketegangan Amerika akan terselesaikan dengan
lapangan kerja yang lebih baik.
"Saya kedatangan emir Qatar di Ruang Oval hari ini," kata Obama. "Dia
orang yang cukup berpengaruh. Dia adalah pendukung besar demokrasi di
seluruh Timur Tengah."
"Reformasi, reformasi, reformasi. Dia sendiri tidak bereformasi
secara signifikan, tidak ada langkah besar menuju demokrasi di Qatar.
Tapi, Anda tahu, sebagian alasannya adalah pendapatan per kapita di
Qatar yang sebesar $145.000 per tahun. Hal itu akan memadamkan banyak
konflik," kata Obama.
"Saya menyampaikan ini karena jika ada peluang, jika orang-orang
merasa kehidupan mereka bisa lebih baik, maka akan ada banyak
permasalahan yang akan terselesaikan," tambah Obama.
Seperti dilansir Fox News, sang presiden menyampaikan hal
tersebut di hadapan para donatur dalam sesi tanya jawab setelah para
wartawan sudah diminta keluar dari ajang tersebut. Tapi, sesi tanya
jawab tersebut terdengar hingga Washington karena kesalahan dan sampai
di ruang pers. Di sana masih ada beberapa orang reporter yang bekerja
hingga larut.
Obama agaknya menanggapi pertanyaan mengenai kemacetan inovasi
teknologi dan ia menggunakan pengalamannya di Gedung Putih sebagai
contoh.
Sikap Obama yang menyebut teknologi Gedung Putih ketinggalan zaman itu memicu reaksi dari masyarakat. Dalam kolom komentar di Fox News,
seorang pengguna dengan nama "dodaddy" menuliskan, "Dengan ego seperti
Barry, kita tidak akan pernah terbebas dari utang. Setiap kali ada
barang baru, Barry boy langsung berpikir bahwa pemerintah
membutuhkannya. Ayah saya selalu menanyakan apa saya ingin atau butuh
sesuatu. Itu baik dipikirkan saat mempertimbangkan pengeluaran."
Seorang pengguna lain dengan nama "phtsearch" menuliskan, "Saya tidak
suka Obama karena kebijakan-kebijakannya, tamasya golfnya, dan hampir
segalanya tentang dia. Tapi, komentarnya soal telepon ini benar-benar
menggelikan."