London:
Bagi pria terkadang menggunakan kondom dapat menimbulkan masalah. Salah
satunya sulit mempertahankan ereksi. Kini di Inggris, jenis kondom yang
satu ini dikembangkan untuk mengatasi masalah tersebut.
Penelitian menunjukkan bahwa pria yang sulit mempertahankan ereksi saat
menggunakan kondom cenderung tak ingin menggunakannya secara konsisten
dan lebih memilih berhubungan seks tanpa kondom. Solusi untuk masalah
ini mungkin dengan menciptakan kondom yang lebih baik.
Seperti yang dilaporkan Wall Street Journal, kondom berisi gel
ini dirancang untuk membantu pria dalam mempertahankan ereksi, Rabu
(20/4). Selain itu juga bertujuan mengurangi risiko penyakit menular
seksual seperti HIV.
Selain menolong pria dalam mempertahankan ereksi, perusahaan di balik
kondom itu mengatakan kondom tersebut dapat membuat ereksi membesar.
Kondom ini terdapat gel berisi vasodilator yang meningkatkan aliran
darah ke Mr P dan membantu mempertahankan ereksi. Ini mirip dengan obat
yang digunakan untuk mengobati kondisi angina jantung.
Pihak pengembang, U.K. biotech Futura Medical datang dengan cara
memberikan obat dalam suatu formulasi yang tidak akan melemahkan kondom
dan hanya akan mempengaruhi pemakainya.
Teknologi ini telah dilisensikan ke perusahaan yang memiliki merek
kondom ternama, dan regulator di Eropa hampir menyetujui keberadaan
kondom itu.
Saat produk ini dibandingkan dengan Viagra Pfizer dalam bentuk kondom,
hal tersebut dinilai tidak akurat karena kondom viagra dimaksudkan bukan
untuk pria dengan masalah disfungsi ereksi, melainkan mereka yang
spesifik memiliki kesulitan menjaga ereksi saat menggunakan kondom.