HERAT – Situs Voice of Jihad
melaporkan secara lengkap operasi militer yang dilancarkan di basis
militer tentara salibis di Herat. Operasi berlangsung sejak tanggal 30
Mei hingga 31 Mei pukul 01.00 waktu setempat.
Rincian terakhir tiba dari kota Herat menunjukkan bahwa pada
sekitar pukul 11.30 pagi waktu setempat, 4 pencari kesyahidan, Mujahidin
Imarah Islam Afghanistan (Hafiz Ahmad dan Zubair, penduduk Herat,
Zubair Ahmad dan Nizamuddin, penduduk Farah) menyerang gedung PRT yang
letaknya berdekatan dengan gedung kegubernuran di mana dijadikan rumah
bagi ratusan tentara Italia.
Laporan mengatakan bahwa seorang Mujahid awalnya menabrakkan
kendaraannya yang penuh bahan peledak ke konvoy tentara penjajah yang
baru keluar dari gedung PRT, ledakan ini menghancurkan tiga tank dan
beberapa kendaraan logistik yang diparkirkan di dekatnya serta
menghilangkan hambatan keamanan lainnya.
Tiga Mujahid yang tersisa memasuki salah satu gedung bertingkat di
dalam PRT setelah ledakan berat terjadi dan menembaki pasukan musuh,
mengubahnya menjadi pertempuran berdarah yang berlangsung hingga 01.00
pada 31 Mei 2011 waktu setempat. Mujahid terakhir yang tersisa melompat
dari dalam gedung dan meledakkan rompi peledaknya di mana para polisi
boneka berkumpul di bawahnya, membunuh dan melukai banyak polisi boneka.
Dikatakan bahwa tubuh dari beberapa korban tewas masih menghilang akibat ledakan yang begitu kuat.
Mujahidin juga menambahkan bahwa salah satu helikopter medis penjajah
berhasil ditembak jatuh dan dihancurkan dalam pertempuran saat ia
mencoba mengangkut tentara musuh yang tewas dan terluka dari tempat itu.
Petinggi Mujahidin menyatakan bahwa bangunan PRT di mana para pencari
kesyahidan beroperasi (semoga Allah membalasnya dengan Jannah) telah
hancur dalam operasi sukses tersebut. Mereka menambahkan bahwa baku
tembak dan ledakan yang menargetkan pasukan musuh telah merenggut nyawa
75 personil termasuk seorang komandan Italia tingkat tinggi, sedangkan
34 lainnya terluka serius, beberapa dikatakan dalam keadaan kritis.