GROBOGAN- Seorang bayi laki-laki lahir dengan kondisi otak terburai di Rumah Sakit Umum Dokter Soedjati, Grobogan, Jawa Tengah. Keluarga bingung tidak memiliki biaya untuk mengoperasi sang Buah Hati.
Bayi
mungil yang baru berusia 13 hari ini masih berada di ruang perawatan
Cempaka RSU Dokter Soedjati Purwodadi. Anak pasangan Paryadi dan
Susilowati, warga Desa Randu Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, ini
mengalami kelainan di kepala.
Susilowati hanya bisa menagis saat
melihat kepala anaknya yang sangat memprihatinkan. Menurut Susilowati,
saat berada dalam kandungan kondisi janin sehat dan tidak ada
tanda-tanda aneh. Bahkan dia rutin kontrol ke bidan.
Orangtua
bayi yang hanya bekerja sebagai buruh kini dihantui ketakutan
kebingungan karena tidak memiliki biaya untuk operasi anaknya.
“Saya
sudah habis-habisan dan tiak punya biaya lagi untuk mengobati anak saya
biar bisa sembuh normal. Sudah 13 hari saya di rumah sakit, sementara
suami hanya buruh yang penghasilanya tidak cukup untuk makan,” keluh
Susilowati, Senin (28/2/2011).
Menurut dokter spesialis anak RSU
Soedjati, Muhadjir, kelainan pada kepala bayi tersebut merupakan bawaan
sejak lahir dan disebabkan beberapa faktor seperti lingkungan yang
tidak sehat dan pola hidup ibunya.
“Biasanya penyebab terjadinya
kelainan pada kepala bayi tersebut adalah faktor lingkungan dan adanya
faktor genetik. Satu satunya jalan untuk penyembuhan ya harus dengan
operasi,” terang Muhadjir kepada wartawan.
Susilowati berharap
agar pemerintah dan dermawan membatu meringankan beban biaya operasi
anaknnya meski sudah memiliki kartu Jamkesda.