Warga Tunisia Berdemo Tuntut Perdana Menteri Interim Mundur

Written By Juhernaidi on Senin, 25 April 2011 | 8:22:00 AM

Ribuan warga Tunisia mengadakan aksi demonstrasi di ibukota Tunis, menyerukan pembubaran pemerintah sementara negara itu.
Para pengunjuk rasa turun ke jalan pada hari Minggu kemarin (24/4) dan menuntut pengunduran diri Perdana Menteri interim Beji caid Essebsi, menegaskan bahwa tim pemerintahan yang baru harus benar-benar "bersih" dari orang-orang lama era Ben Ali.
Aksi protes terhadap Essebsi dipicu setelah dia mengatakan mengabaikan pendukung Ben Ali ikut dalam pemilu 24 Juli mendatang dapat memicu ketidakstabilan di dalam negeri. RCD mengklaim mendapat dukungan dari hampir dua juta orang dari penduduk negara itu yang berjumlah 10 juta.
Para pengunjuk rasa juga menyerukan penuntutan Ben Ali dikembalikan ke Tunisia yang telah melarikan diri ke Arab Saudi segera setelah kejatuhannya.
Menurut kementerian kehakiman, jaksa di Tunisia ingin menuntut presiden digulingkan pada 18 tuduhan, termasuk pembunuhan serta perdagangan narkoba. Langkah ini juga termasuk kasus hukum terhadap keluarga dan beberapa kroni-kroninya.
Departemen keadilan juga mengatakan bahwa Interpol telah diminta untuk membekukan aset Ben Ali dan keluarganya.
Pada bagian lain, pengadilan banding Tunisia pada hari Jumat lalu menyetujui putusan awal pengadilan mengenai pembubaran Partai Demokrat Konstitusi (RCD), yang didirikan oleh mantan Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali pada tahun 1988.
Pengadilan juga melarang semua anggota partai untuk maju dalam pemilu mendatang yang memilih majelis nasional yang bertugas menulis ulang konstitusi.

Simulasi Jangka Sorong