LONDON - Ilmuwan temukan fosil dinosaurus pemakan
daging yang disebut sebagai 'sepupu T-Rex' di lokasi "tambang
dinosaurus"bagian timur provinsi Shandong, China.
Makhluk raksasa itu berkeliaran di Amerika Utara dan Asia timur antara sekitar 65 juta dan 99 juta tahun yang lalu.
Dr.
David Hone dari University College Dublin, mengatakan kalau fosil
tersebut merupakan sanak terdekat dari Tyrannosaurus Rex. Demikian yang
diberitakan Telegraph, Jumat (1/4/2011).
Dinosaurus tersebut
diberi nama Zhuchengtyrannus Magnus. Diidentifikasi berdasarkan pada
tulang tengkorak, rahang dan gigi. Diperkirakan dinosaurus tersebut
memiliki panjang sekira 11 meter, tinggi 4 meter dan berat 6 ton.
Dr
Hone, dari jurusan biologi dan ilmu lingkungan UCD, menghabiskan tiga
tahun di situs Shandong sebelum bergabung dengan perguruan tinggi
Dublin.
"Zhuchengtyrannu adalah sepupu T-Rex. Penemuan ini tidak terjadi
setiap hari. Zhuchengtyrannu adalah salah satu hewan pemangsa terbesar
sepanjang masa," ujar Dr. Hone.
"Ini T-rex super-raksasa pertama
yang ditemukan dalam waktu yang cukup lama. Ini akan menjadi puncak
rantai makanan karena dia menjadi pemangsa terbesar di luar sana, tetapi
ada beberapa pasangan lagi di luar sana yang seukuran."
Zhuchengtyrannus Magnus memiliki tengkorak sebesar tiga kaki dan gigi sepanjang 3,5 inci.
Dinosaurus
ini telah resmi dinamakan Zhuchengtyrannus magnus untuk menghormati
Zhucheng, kota di mana fosil itu ditemukan. Tetapi karena ukurannya yang
besar, para ilmuwan cepat menyebutnya sepupu T-Rex.
"Kami beri
nama Zhuchengtyrannus Magnus, yang berarti Raja Lalim dari provinsi
Zhucheng. Hal ini dikarenakan tulangnya ditemukan di kota Zhucheng,
wilayah timur provinsi Shandong," jelas Dr. David Hone.
Penelitian ini diterbitkan di Creatceous Research dalam jurnal online Science Direct.
Sebuah
fosil dinosaurus yang diperkirakan memiliki hubungan kerabat dengan
T-Rex juga ditemukan di tempat fosil Zhuchengtyrannus Magnus ditemukan,
namun masih dalam proses analisis.