Dramatis, Dua Penalti Telat Buat Arsenal-Liverpool Tanpa Pemenang

Written By Juhernaidi on Senin, 18 April 2011 | 8:01:00 AM

Pemain Liverpool, Dirk Kuyt (kiri) menggiring bola dan dibayang-bayangi oleh pemain Arsenal Jack Wilshere, pada duel Premier League di Emirates stadium, dinihari tadi. (Foto: getty images)
LONDON  - Drama hadir di Emirates. Dua penalti lahir di menit-menit akhir, masing-masing untuk Arsenal dan Liverpool. Kedua tim akhirnya berimbang 1-1.

Arsenal unggul lebih dulu lewat Robin Van Persie saat pertandingan memasuki injury time pada menit delapan. Eksekusi penaltinya bikin Arsenal memimpin 1-0.

Saat laga terlihat sudah akan tuntas, gantian Liverpool yang mendapat penalti. Dirk Kuyt sukses menyamakan skor dari titik putih. Itulah sepakan terakhir dalam laga.

Dengan hasil tersebut, Arsenal terpaku di posisi dua klasemen sementara Liga Primer dengan poin 63 ketinggalan enam angka dari pemuncak klasemen Manchester United. Liverpool sementara itu bergeming di posisi enam dengan poin 49.

Jalan Pertandingan Liverpool bikin peluang pada menit tujuh setelah mendapatkan tendangan bebas dari luar kotak penalti. Namun sepakan Luis Suarez masih tepat ke Wojciech Szczesny.

Arsenal membalas pada menit 12. Diawali dari tendangan bebas Robin van Persie, bola kemudian dikuasai Theo Walcott yang meneruskan dengan sepakan keras. Bola masih bisa diblok Pepe Reina.

Tekanan masih dilancarkan Arsenal. Pada menit 16 bola hasil sepak pojok diteruskan Laurent Koscielny dengan tandukan. Namun, si kulit bundar hanya menghantam mistar gawang Liverpool.

Pada menit 25 Robin van Persie menyongsong bola umpan lambung dan menggetarkan gawang Liverpool. Namun, hakim garis udah mengangkat bendera tanda offside.

Liverpool memulai paruh kedua dengan menjanjikan. Pada menit 49 bola dikuasai Suarez yang berada di bawah tekanan pemain lawan. Ia berhasil melepaskan tembakan walau arahnya masih melebar.

Liverpool harus kehilangan Jamie Carragher pada menit 62. Ia cedera dan ditandu keluar lapangan usai berbenturan dengan rekannya sendiri.

Setelah itu, Arsenal langsung kembali menekan. Tapi umpan Walcott ke muka gawang terlalu mudah dibaca Reina yang langsung mengamankan bola.

Pada menit 72 gantian Van Persie yang memiliki peluang. Menerima umpan dari lini tengah, ia kemudian menyepak walau hasilnya masih melambung.

Tujuh menit sebelum bubaran, Van Persie berhasil menyambut bola. Tapi tandukannya masih terlalu lemah sehingga dengan mudah ditangkap Reina.

Kesigapan Reina diuji pada menit 85. Van Persie lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan Reina. Namun, sepakan Van Persie masih bisa dipatahkan si kiper Liverpool.

Arsenal akhirnya berhasil memimpin pada menit 97 injury time. Fabregas dijatuhkan Jay Spearing di kotak terlarang dan wasit menunjuk titik putih. Van Persie sukses jadi algojo.

Saat injury time memasuki menit sepuluh, Liverpool gantian mendapat penalti usai Lucas dijatuhkan Eboue! Dirky Kuyt maju dan menyarangkan bola. Skor akhir 1-1.

Selama pertandingan, Arsenal menguasai bola sebanyak 62 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 16 usaha. Adapun Liverpool melepaskan lima tembakan akurat dari sepuluh percobaan.

Susunan pemain:

Arsenal: Wojciech Szczesny; Laurent Koscielny, Johan Djourou, Gael Clichy, Emmanuel Eboue; Abou Diaby (Alex Song 81), Jack Wilshere (Nicklas Bendtner 72), Samir Nasri, Theo Walcott (Andrei Arshavin 73); Robin van Persie, Cesc Fabregas

Liverpool: Pepe Reina; Martin Skrtel, Jamie Carragher (Sotirios Kyrgiakos 62), Fabio Aurelio (Jack Robinson 21), John Flanagan; Lucas, Jay Spearing, Luis Suarez, Dirk Kuyt; Andrew Carroll (Jonjo Shelvey  71), Raul Meireles

Simulasi Jangka Sorong