Langkah
Inter belakangan tidak tegap-tegap amat. Selain tersingkir dari Liga
Champions, Scudetto juga kian menjauh seiring dengan hasil-hasil kurang
memuaskan.
Sampai dengan giornata 33, Inter terpaku di posisi
tiga dengan poin 63. Di atasnya ada Napoli di posisi dua (65 poin) dan
AC Milan (71 poin) di tangga teratas.
"Beberapa orang jelas sudah
tidak sabar ingin mengkritik kami setelah lima tahun, di mana yang kami
lakukan hanyalah terus menang," ujar gelandang Inter Dejan Stankovic
diberitakan Football Italia.
"Tapi keliru jika ada yang berpikir sukses sudah bikin kami pongah.
Kami selalu menjejak bumi dan karakteristik tim ini adalah kerendahan
hati," tegasnya.
Hasil-hasil tersebut memang sudah membuat Inter
menerima banyak kritikan atau bahkan cibiran. Tapi La Beneamata pun
sudah mulai menunjukkan kebangkitan dengan kemenangan 1-0 atas Roma di
leg I semifinal Coppa Italia.
Akhir pekan ini Inter akan terlibat
duel kontra Lazio yang menghuni posisi empat. Partai ini niscaya
berjalan sengit karena kedua tim hanya terpaut tiga poin saja.
"Kami sadar benar hal yang terbaik dalam situasi sulit adalah tetap kompak dan kami akan melakukannya sampai akhir musim."
"Saya
selalu bangga menjadi bagian dari kelompok ini dan saya lebih bangga
lagi saat kami berada dalam situasi sulit. Kami kini sedang
kompak-kompaknya," seru Stankovic.