Banyak anggapan yang kurang tepat seputar penggunaan kartridge ataupun toner remanufaktur.
Padahal, mitos-mitos tersebut tidak benar adanya dan cukup membahayakan. Berikut ini beberapa di antaranya.
- Kartridge
remanufaktur sama handalnya dengan kartridge asli. Faktanya, kartridge
remanufaktur merupakan kartridge asli yang dibongkar untuk kemudian
diisi ulang. Setelah beberapa waktu dibongkar pasang, tentu kualitasnya
akan menurun dan peluang akan munculnya cacat pada kartridge atau toner
tentu semakin besar. Dalam jangka panjang, ini tentu dapat menurunkan
kualitas hasil cetakan dan juga merusak printer itu sendiri.
- Kartridge
isi ulang tidak akan merusak printer. Seperti disebut di atas, kalau
teknisi isi ulang tersebut kurang teliti saat membongkar pasang
kartridge ataupun toner, maka kerusakan pada printer bukannya tidak
mungkin terjadi.
- Hasil cetakan kartridge remanufaktur sama baiknya dengan kartridge
asli secara konsisten. Tentu hal ini tidak tepat. Berhubung kartridge
dan toner isi ulang diisi secara manual, tentu tingkat kesalahan atau
human error-nya lebih tinggi dibandingkan dengan kartridge asli yang
diproduksi secara akurat oleh mesin. Dalam jangka panjang, tentu hasil
cetakannya akan berbeda secara signifikan.
- Warna pada hasil
cetak tinta isi ulang bisa sebagus tinta asli. Mungkin saja. Tetapi
seperti di atas, untuk jangka panjang, hasil cetakan tinta asli memiliki
kualitas yang konsisten.
- Kartridge remanufaktur membantu
penggunanya untuk menghemat uang. Secara instan memang benar. Akan
tetapi, penghematan yang Anda lakukan di muka dengan membeli tinta
refill yang lebih murah bisa membuat Anda perlu mengeluarkan biaya dan
waktu yang lebih banyak di kemudian hari. Bila terjadi kerusakan pada
printer, Anda tentu akan mengeluarkan biaya yang lebih besar dan waktu
yang berharga karena harus menunggu printer selesai direparasi.
Selain
itu, kartridge remanufaktur tidak menjamin dapat mencetak sebanyak yang
dijanjikan. Sebagai contoh, jika kartridge asli dapat mencetak hingga
10 ribu lembar, kartridge remanufaktur hanya mampu mencetak 8 ribu atau 5
ribu lembar saja. Artinya, untuk mencetak 20 ribu lembar, bila
menggunakan kartridge asli Anda hanya perlu 2 buah, menggunakan
kartridge remanufaktur, Anda bisa memerlukan 3 sampai 4 kartridge. Bila
demikian kondisinya, apakah masih hemat?
Bahkan menurut
pengujian, Sebanyak 60 persen tinta refill atau isi ulang untuk printer
didapati bermasalah. Sebelas persen di antaranya memiliki masalah
seketika setelah diinstalasi. Masalah utama adalah kualitas hasil cetak.
Pengujian
dilakukan Quality Logic, suatu lembaga penjamin independen, di
Shanghai-China dan New Delhi-India. "Rata-rata lebih dari 60 persen
tinta isi ulang yang diuji menunjukkan tujuh kali lebih banyak masalah
adhesi daripada rata-rata catridge original HP. Pengujian juga
mendapatkan 60 persen halaman yang dicetak menggunakan tinta isi ulang
tidak dapat digunakan maskimal," terang Ink Product Manager HP Adrian
Lesmono
Satu hal yang pasti, menggunakan tinta refill tidak
disarankan oleh produsen printer. Bagi Anda yang masih berada dalam masa
garansi, sebaiknya gunakanlah tinta asli buatan produsen printer yang
bersangkutan agar garansi tidak hangus bila terjadi kerusakan. Tetapi
bila masa garansi sudah habis, pilihan berada di tangan Anda. Mau murah,
atau hemat?