Jamaah
masjid Redbridge Islamic Center yang terletak di dekat kota London,
terkejut dan ketakutan ketika sekelompok lelaki berjumlah enam hingga
tujuh orang, tiba-tiba menyerbu masuk sambil melontarkan kata-kata
bernuansa rasis.
Peristiwa itu terjadi Kamis (24/3), sekitar pukul 19.45 menjelang
salat isya. Saat itu, masjid sudah ramai oleh para jamaah. Sebagian
jamaah sudah berada di dalam masjid, dan sebagian lagi masih di luar
masjid ketika sekelompok orang tak dikenal itu datang menyerbu.
Selain melontarkan perkataan bernuansa rasis, kelompok itu juga
melemparkan batu bata ke arah masjid, sehingga kaca di bagian pintu
depan masjid rusak. Beberapa kendaraan yang berada di tempat parkir juga
dirusak. Seorang jamaah mengalami luka ringan di bagian kepala dalam
insiden tersebut.
Jamaah dan sejumlah orang yang kebetulan lewat dan melihat kejadian
itu, berhasil meringkus beberapa pelaku serangan, hingga polisi datang
ke masjid yang terletak Eastern Avenue, Gants Hill dan akhirnya
menangkap enam orang anggota kelompok penyerang tersebut.
Kepala Inspektur Polisi di Redbridge, Stan Greatrick mengatakan,
pihaknya akan menugaskan aparatnya untuk berjaga-jaga di sekitar masjid.
Ia juga meminta warga sekitar yang melihat atau mengenali ada anggota
kelompok penyerang yang lain, untuk segera melaporkannya pada polisi.
"Kami sudah menambah petugas patroli di Eastern Avenue, dan kami
ingin meyakinkan kembali warga lokal dan para jamaah di Masjid Redbridge
bahwa kami menangani kasus ini dengan serius," kata Greatrick.
Sementara Imam masjid, Abu Khayer Ali menyayangkan terjadinya
serangan itu. Menurutnya, masyarakat di Redbrigde merupakan masyarakat
yang kompak dan saling bertoleransi.
"Ini merupakan hari yang menyedihkan. Kami tidak akan membiarkan
serangan ini menimbulkan perpecahan di masyarakat. Tapi, akan mendorong
Redbridge Islamic Center untuk bekerja lebih keras untuk menghapus
stigma dan diskriminasi terhadap komunitas Muslim," tukasnya.