AMBON– Dalam pembukaan Musabaqah
Tilawatil Quran (MTQ) XXIV tingkat provinsi Maluku yang akan diadakan
pada 21 Mei 2011, umat Kristen, baik Protestan, Katolik dan geraja –
gereja saudara di Dobo, ibu kota kabupaten Kepulauan Aru, menyatakan
siap untuk menyanyikan mars MTQ.
Kepala Kementerian Agama Kepulauan Aru, Moh. Dahlan Ohoirenan dalam
percakapan telpon seluler dengan ANTARA, Rabu (18/5/2011), mengatakan,
para pendeta se – kota Dobo, umat Kristen Protestan – Katolik dan gereja
– gereja saudara sudah berlatih untuk menyanyikan mars MTQ saat
pembukaan yang dijadwalkan dilakukan Gubernur Maluku, Karel Albert
Ralahalu.
“Jadi latihan sudah dimatangkan untuk umat Kristen menyanyikan mars
MTQ sebagai perwujudkan kebersamaan dan keharmonisan jalinan untarumat
beragama di Kepulauan Aru,” ujar Dahlan.
Dia mengakui dukungan umat Kristen di Dobo mendukung penyelenggaraan
MTQ yang merupakan tanggung jawab moril sebagai warga Kepulauan Aru
sebagai tuan rumah penyelenggara.
“Saya siang nanti (Rabu) bersama Ketuw Klasis Kepulauan Aru, Wakil
Uskup, para imam dan pendeta/ gembala dari gereja – gereja saudara akan
mengevaluasi kesepakatan moril untuk menyukseskan MTQ,” kata Dahlan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Klasis Kepulauan Aru, Pdt Max
Waitau, yang mengakui baha para pendeta se- kota Dobo, sejumlah umat
Katholik dan gereja – gereja saudara telah berlatih untuk menyanyikan
mars MTQ.
Awanya para pendeta se- Kepulauan Aru diprogramkan menyanyikan mars
MTQ, tapi terhambat dengan penyebaran daerah tugas pelayanan mereka di
pulau – pulau, makanya kebijakan hanya yang di kota Dobo dan sekitarnya.
Pdt Max menambahkan bahwa Ketua Badan Pekerja Harian (BPH) Sinode
GPM Pdt DR John Ruhulesin saat berkunjung ke Dobo pada akhir Maret 2011
telah mengarahkan umat Kristen agar turut menyukseskan MTQ.