Gambar Tak Pantas Dalam Rapat Paripurna, Menkominfo Kecolongan?

Written By Juhernaidi on Sabtu, 09 April 2011 | 8:36:00 AM

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan terkejut dan miris mengetahui ada anggota DPRI RI yang membuka gambar porno saat sedang mengikuti rapat paripurna di Gedung DPR RI. (foto: Matanews.com)
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan terkejut dan miris mengetahui ada anggota DPRI RI yang membuka gambar porno saat sedang mengikuti rapat paripurna di Gedung DPR RI. (foto: Matanews.com)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan terkejut dan miris mengetahui ada anggota DPRI RI yang membuka gambar porno saat sedang mengikuti rapat paripurna di Gedung DPR RI. Tifatul menyatakan akan segera memerintahkan stafnya untuk mengusut asal-usul gambar porno yang dibuka seorang anggota DPR dengan iPad-nya ketika sidang Paripurna DPR tengah berlangsung, Jumat siang.

"Saya akan segera perintahkan staf untuk melacak asal usul gambar porno itu. Dari mana sumber asal usulnya, kita bisa lacak itu," kata Tifatul dalam siaran pers Kemenkominfo yang diterima Kantor Berita ANTARA Jumat malam.

Tifatul terkejut dan merasa miris dengan kasus yang menimpa anggota DPR, yang tertangkap kamera wartawan tengah membuka gambar "tak pantas" itu ketika sidang Paripurna DPR berlangsung, kata siaran pers itu.

Saat beberapa wartawan bertanya soal itu, wajah Tifatul yang sedang dalam kunjungan kerja di kota Palembang tampak kaget.

Tifatul menyayangkan hal ini terjadi, sebab hal tersebut sudah menjadi sorotan serius dari masyarakat, dan dikhawatirkan bisa menambah citra negatif bagi DPR.

Tifatul juga mengingatkan agar semua pihak taat aturan, bahwa Undang-undang ITE memberikan ancaman 6 hingga 12 tahun bagi penyebar konten porno di Internet.

"Menurut pengakuan anggota DPR yang bersangkutan, dia dikirimi email, pas dibuka ternyata konten porno, langsung dihapus. Nah, Kita bisa selidiki, jika yang bersangkutan dikirimi, berarti beliau korban. Tapi kalau aktif mencari-cari berarti dia salah," pungkas Tifatul.

Menkominfo tidak mau berspekulasi mengenai kemungkinan adanya upaya jebakan politik, meski ia mengakui hal itu bisa saja terjadi, namun Kemenkominfo tidak akan masuk ke ranah itu.

Tifatul kembali menegaskan bahwa ia tidak akan berhenti mengampanyekan konten positif bagi pengguna Internet.

"Kuncinya adalah di masyarakat pengguna sendiri, harus ada kesadaran untuk menggunakan internet untuk hal-hal positif. Meskipun 90 persen lebih konten porno sudah diblokir, tapi namanya teknologi tentu bisa diakali. Jadi masyarakat sendiri harus sadar," tutup Tifatul.

Simulasi Jangka Sorong