EINDHOVEN - Langkah Benfica ke semifinal Liga
Europa tidak terbendung walau gagal mengalahkan PSV Eindhoven di leg 2
perempatfinal. Benfica lolos dengan keunggulan agregat 6-3.
PSV
yang bermain di kandang sendiri, Philips Arena, Jumat (15/4/2011)
dinihari WIB, bermain agresif sejak awal karena mereka tertinggal 1-4
dari pertemuan pertama di markas Benfica.
Hasilnya, PSV sempat
unggul 2-0 dan tinggal membutuhksan satu gol tambahan untuk melaju.
Namun, klub Belanda itu malah kebobolan dua gol dari Benfica sehingga
skor akhirnya jadi 2-2.
Jalan pertandingan
Laga baru berlangsung 17 menit ketika PSV sukses membuka rekening
golnya lewat Balazs Dzsudzsak yang menyambar bola dari jarak dekat usai
menerima umpan silang Jeremain Lens dari kanan.
Delapan menit
kemudian, PSV memperlebar jaraknya dengan mencetak gol kedua lewat Lens.
Lens menendang bola muntah dari tendangannya sendiri yang sempat diblok
kiper dan bek Benfica.
Namun Benfica tidak mudah menyerah. Di menit terakhir babak pertama,
'Si Elang' memperkecil ketertinggalannya jadi 1-2. Adalah Luisao yang
mencetak gol ini dengan tendangannya usai kiper PSV, Andreas Isaksson,
gagal menangkap bola lambung dari tendangan bebas.
Pada menit 63,
Benfica sukses menyamakan kedudukan jadi 2-2 lewat gol penalti Oscar
Cardozo. Penalti diberikan wasit usai Cesar Peixoto dilanggar oleh
Antonio Marcelo di kotak penalti PSV.
Hingga peluit panjang tanda
berakhirnya pertandingan berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta dan
PSV harus merelakan tiket semifinal digenggam kuat oleh Benfica.
Susunan Pemain:
PSV Eindhoven:
Andreas Isaksson; Francisco Javier Pinedo Rodriguez, Antonio Marcelo,
Abel Tamata (Marcus Berg 72); Atiba Hutchinson, Balazs Dzsudzsak, S
Manolev, Stijn Wuytens, Zakaria Labyad; Otman Bakkal, Jeremain Lens
Benfica: Jimenez
Roberto; Paulo Silva Cesar Peixoto, Anderson Luis Da Silva Luisao,
Maximiliano Victorio Paez Pereira, Jardel, Alexandre da Silva Fabio
Coentrao; Francisco Fernandez Javi Garcia, Nicolas Gaitan (Santos
Ribeiro Airton 79); Javier Saviola, Oscar Rene Cardozo, Eduardo Salvio
(Carlos Martins 17).