Delapan dari sembilan tentara salibis NATO ini tewas akibat ledakan bom tepi jalan pada hari Kamis (11/8) dan Jumat (12/8). Dua orang tewas dalam serangan terpisah di selatan. NATO belum melaporkan mengenai kewarganegaraan kedua tentara itu.
Sehari sebelumnya, Kamis (11/8), sebuah ledakan bom tepi jalan membunuh lima salibis AS di selatan Afghanistan. Pada hari yang sama, serangan serupa di selatan Tagab provinsi Kapisa, seorang tentara salibis Perancis terbunuh, ungkap Departemen Pertahanan Perancis dalam pernyataan resminya.
Sepanjang tahun ini, menurut perhitungan icasualties.org, sudah terhitung 378 tentara salibis Amerika dan negara-negara anggota NATO lainnya yang tewas dalam perang di Afghanistan.