Kedua zat antinyeri tersebut dapat dimanipulasi dengan
olahraga, terutama endorphin. Olahraga dapat memblok rasa sakit karena
telah dibuktikan bahwa olahraga dapat meningkatkan produksi endorphin,
memperbanyak sirkulasi, melemaskan otot-otot dan memudahkan tidur
nyenyak. Dengan demikian, tubuh menjadi resisten terhadap rasa sakit,
mampu bertahan terhadap kelelahan dan sakit kepala yang disebabkan
ketegangan.
Terapi
Apa pun rasa sakit yang anda alami seperti
ditusuk-tusuk, berdenyut, panas atau pedih semua itu tentu ingin anda
akhiri. Tujuan terapi adalah meningkatkan kadar endorphin agar rasa
nyeri mereda. Selain obat-obatan yang jelas mampu meredam rasa sakit –
namun berbahaya karena mempunyai efek negatif jika kelebihan dosis – ada
banyak cara lain yang dapat dicoba untuk mengurangi bahkan
menghilangkannya, misalnya menggunakan pijat, shiatsu, reflesologi,
akupuntur, yoga, taichi, berenang, pengobatan herbal, aromaterapi,
hipnoterapi, diet dll.
Selain terapi yang diusulkan di atas, berikut ini tiga macam terapi
yang aman dan mudah yang dapat anda lakukan sendiri. Asalkan anda
lakukan dengan serius, dijamin hasilnya positif. Tubuh anda sehat dan
tidak sakit-sakitan. Dan tentu saja terhindar dari rasa sakit kronis:
1. Hipnoterapi
Dokter Tb. Erwin Kusuma, SpKJ (K)
yang juga adalah konsultan di bidang hypnosis kedokteran menyatakan
bahwa tujuan hipnoterapi adalah meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Caranya dengan relaksasi yaitu mengistirahatkan otak atau jiwa sadar
dengan bimbingan ahlinya. Di bidang mental, hipnoterapi digunakan untuk
menyehatkan jasmani bioplasmik atau aura; sedangkan di bidang fisik,
hipnoterapi diterapkan untuk melancarkan fungsi badan seluler mulai dari
sel hingga kesehatan tubuh seutuhnya.
Hipnoterapi terutama bermanfaat bagi penyakit-penyakit fungsional
seperti sakit lambung yang disebabkan stress atau sedih. Stress atau
sedihnya dihilangkan dengan hipnoterapi maka lambungnya sehat kembali.
Bahkan, hipnoterapi juga ampuh untuk menghilangkan sakit saat
persalinan.
Tetapi hipnoterapi tidak mungkin mengobati penyakit yang tidak
fungsional misalnya penyakit diakibatkan cacat lahir karena hipnoterapi
tidak bisa menciptakan organ yang sebelumnya memang tidak ada menjadi
ada. Atau wanita yang rahimnya kecil sehingga tidak mungkin hamil. Dalam
hal ini hipnoterapi tidak bisa berbuat apa-apa.
Dalam hipnoterapi, seperti sudah dibuktikan oleh dr. Erwin Kusuma,
kadar zat kimia endorphin memegang peran penting dalam penghilangan atau
pereda nyeri. Stress atau sedih menimbulkan produksi hormone kortisol
yang berlebihan sehingga menekan kadar kortisol yang berlebihan sehingga
menekan kadar endorphin. Berakibat, munculnya rasa sakit di titik-titik
tubuh yang lemah. Relaksasi yang merupakan tindakan wajib dalam
hipnoterapi, bertujuan menurunkan kadar kortisol sehingga endorphin
kembali normal. Dengan demikian nyeri dan pegal akan menghilang.
Hipnetapi dapat diajarkan kepada pasien, sehingga pasien dapat
melakukannya kepada dirinya sendiri (selfhypnosis). Namun menurut dr
Erwin, penggunaan hipnoterapi tidak akan maksimal jika tidak diikuti
oleh pola makan yang menunjang dan olahraga teratur.
2. Terapi Pola Makan
Rasa sakit apapun, yang
disebabkan oleh rematik, cedera olahraga, atau radang pasti membuat
hidup anda tidak nyaman. Tahukah anda bahwa beberapa jenis makanan dapat
meredahkan nyeri/ prinsipnya tetap meningkatkan pelepasan endorphin.
Cokelat dan cabai misalnya, diketahui mampu meningkatkan kadar
endorphin. Makin pedas cabai makin banyak endorphin diproduksi.
Sedangkan mengudap cokelat di saat stress, membuat pikiran relaks.
Rasa nyeri lain yang bisa hilang dengan pola makan adalah masalah PMS
(premenstruasi syndrome) akibat meningkatnya hormone estrogen, lalu
drop secara drastic.
Dengan melakukan perubahan sedikit pada pola
makan, anda dapat hidup lebih nyaman karena nyeri mereda. Berikut adalah
langkah-langkah yang perlu mendapat perhatian anda.
a. Yang patut mendapat perhatian anda adalah keseimbangan antara asam
lemak omega-6 dan omega 3. Keduanya dibutuhkan tubuh. Tapi konsumsi
asam lemak omega-6 berlebihan dapat memicu nyeri, sedangkan omega-3
justru menghambat nyeri. Biasanya kita mengkonsumsi omega-6 lebih banyak
daripada omega-3, karena omega-6 bisa didapat dari daging merah dan
minyak hidrogenasi (misalnya margarine). Sedangkan omega-3 yang mampu
meredakan nyeri bisa didapat dalam ikan laut dalam (salmon, mackerel,
halibut dan tuna), flaxseed, minyak kanola dan walnut. Jika dalam pola
makan anda tidak terdapat omega-3, maka minumlah suplemen minyak ikan
atau flaxseed. Demikian menurut Mark Stengler, ND salah seorang penulis
buku Prescription for Drug Aleternatives (2008).
b. Sebaiknya anda tujukan perhatian pada sayuran dan buah-buahan
berwarna terang. Mengandung banyak antioksidan yang mampu menghancurkan
radikal bebas yang terbentuk dalam tubuh atau terbawa dari makanan. Ubi
yang berwarna (merah/ungu) dan wortel misalnya dihubungkan dengan
penurunan kadar rasa sakit. Penelitian ini dimuat dalam Clinical
Chemistry, 2007. Sayuran hijau seperti bayam dan sawi hijau misalnya
mampu menangkal nyeri karena mengandung vitamin B kompleks (penting
untuk mempetahankan kesehatan saraf) dan mineral magnesium (untuk
merelakskan otot).
c. Pilihlah karbohidrat kompleks whole grain seperti gandum utuh,
beras merah, roti gandum. Bahan pangan ini masih mengandung nutrisi
lengkap. Selain membantu menangkal radang juga menjaga keseimbangan gula
darah.
d. Keseimbang pH merupakan factor yang perlu mendapat perhatian.
Makanan semacam pemanis buatan dan beberapa produk susu, juga protein
hewani dapat meningkatkan keasaman darah. Ini meningkatkan nyeri.
Terlalu asam akan membebani kelenjar getah bening, mengganggu detoks
alami tubuh dan mencetuskan radang. Mark stengler menganjurkan dalams
setiap porsi makanan anda, sebaiknya terdiri dari separuhnya sayuran,
seperempat proteib dan seperempat sisanya whole grain.
e. Banyaklah minum air putih, selain untuk melontorkan toksin-toksin
yang terbentuk dari proses metabolism maupun yang terbawa dari makanan
yang disantap, air tidak mengandung kalori sehingga tidak akan
mencederai anda. Yang juga baik diminum adalah jus lemon dan parutan
mentimun.
3. Olah Raga
Olahraga meningkatkan pelepasan
endorphin, yaitu kimia otak yang berinteraksi dengan reseptor otak.
Dengan demikian reseptor otak mengubah persepsi anda tentang nyeri dan
membantu tubuh memproduksi GABA yaitu sejenis neurotransmitter
penghambat nyeri kronis. Dengan kata lain olahraga dapat meredakan
nyeri.
Olahraga teratur juga memperbaiki mood yang dapat meredakan rasa
sakit. Dalam salah satu laporan Arthritis Care dan Research, para
peneliti menemukan bahwa olahraga dua kali seminggu selama delapan
minggu secara signifikan memperbaiki kesehatan pasien-pasien arthritis.
Jika rasa sakit menghambat anda untuk melakukan olahraga, cobalah dengan
berenang, bersepeda atau yoga. Jenis-jenis olahraga tersebut tidak
terlalu membebani sendi-sendi.
Ketika penyakit sedang menghampiri
tubuh, kita seperti menemukan alasan untuk berhenti berolahraga.
Padahal, sebenarnya olahraga bisa mengurangi rasa sakit dan meningkatkan
kualitas hidup.
Memang berolahraga ketika sakit tidak mudah. Akan tetapi, kabar
baiknya adalah Anda tidak perlu melakukan olahraga berat. "Banyak hal
yang bisa dilakukan untuk menggerakkan tubuh. Olahraga bukan cuma bisa
mengurangi persepsi akan sakit, tapi juga mencegah berkurangnya fungsi
tubuh," kata Perry Fine dari American Pain Foundation.
Sebelum berolahraga, sebaiknya Anda memang berkonsultasi dulu dengan
dokter Anda. Berikut jenis olah fisik apa saja yang dapat membantu Anda
bergerak.
1. Jalan kaki
Ini merupakan jenis olahraga low impact yang mudah dilakukan dan
memiliki kemampuan meningkatkan kemampuan fisik dengan baik. Selain itu,
biasanya olahraga ini bisa dilakukan siapa saja. Hanya sedikit kondisi
gangguan fisik yang bisa membuat seseorang tidak bisa melakukan olahraga
murah ini.
2. Berenang
"Berenang sangat baik untuk mereka yang menderita osteoartritis serta
penyakit otot dan persendian," kata Dr Fine, profesor dari Univeristy
of Utah School of Medicine. Berenang dan olahraga air lain melawan
gravitasi sehingga tidak berbahaya untuk persendian.
3. Yoga
Kegiatan olah napas dalam olahraga yoga efektif untuk mengurangi
sakit kronik seperti halnya olahraga lain. Akan tetapi, tidak semua
gerakan dalam yoga bisa dilakukan oleh orang yang sedang sakit.
"Ada gerakan yoga yang melibatkan tulang belakang dan sendi lainnya
sehingga berpotensi cidera. Lakukan saja gerakan yang nyaman dan sesuai
kemampuan. Tidak perlu memaksa melakukan gerakan yang biasa Anda lakukan
ketika sedang sehat," kata Steven Calvino, ahli rehabilitasi medik.
4. Taichi
Tidak ada istilah terlalu tua untuk melakukan jenis olahraga ini.
Selama Anda masih mampu bergerak, meski sedikit, Anda tetap bisa
melakukan olahraga yang menyelaraskan tubuh dan pikiran ini.
Penelitian yang dilansir dalam New England Journal of Medicine belum
lama ini menyebutkan, taichi yang dilakukan dua kali dalam seminggu akan
mengurangi nyeri, kekakuan, serta kelelahan yang dialami pasien
fibromyalgia. Olahraga ini juga meningkatkan kekuatan dan keseimbangan
tubuh.
5. Peregangan ringan
Anda bisa melakukan aktivitas ini di tempat tidur atau ruang tunggu. Ada ribuan jenis peregangan yang bisa Anda lakukan.
6. Olahraga beban
Latihan beban sangat dianjurkan, terutama untuk mereka yang menderita
rematik. Olahraga ini akan menguatkan sendi di sekitar bagian yang
cedera. Untuk memulainya, Anda bisa menggunakan kaleng sardin atau botol
air mineral ukuran kecil. Secara bertahap, tambah beban Anda.
7. Hubungan seks
Perasaan intim dan terhubung dengan pasangan bisa membantu orang yang
sedang menderita sakit. "Olahraga dan seks yang sehat adalah dua hal
yang penting untuk mengurangi sakit," kata Fine.
8. Golf
Aktivitas ini akan memberikan manfaat seperti halnya ketika Anda
melakukan olahraga berjalan kaki. Akan tetapi, olahraga ini tidak
disarankan untuk mereka yang menderita nyeri tulang belakang. Golf juga
disarankan untuk dikombinasikan dengan latihan kekuatan dan peregangan.