Saif al-Islam: Kami akan Buat Konstitusi Baru yang Batasi Kekuasaan Gaddafi

Written By Juhernaidi on Selasa, 19 April 2011 | 2:35:00 PM

Saif al-Islam Gaddafi, mengatakan hari Minggu kemarin (17/4) bahwa pemerintah ayahnya tidak melakukan sesuatu yang salah, dan rezim ayanya tidak akan mundur kebelakang dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai aksi "terorisme", dan ia menolak tuduhan bahwa pasukan Libya menargetkan penduduk sipil di kota Misrata.
Anak pemimpin Libya tersebut menyatakan akan mengadopsi konstitusi baru di negara ini, yang membatasi peran ayahnya, Kolonel Muammar Gaddafi.
Saif al-islam juga menegaskan adanya keberadaan unsur al-Qaidah di antara para pemberontak, terutama di kota Misrata dan kota-kota lain yang dikendalikan oleh pimpinan pemberontak.
Saif al-Islam Gaddafi berkata: "Apa yang terjadi di Misrata mirip dengan apa yang terjadi di di kamp Nahr Libanon, namun pasukan Gaddafi memerangi teroris tidak membunuh warga sipil," katanya menegaskan.
Gaddafi sebelumnya telah mengklaim bahwa adanya keterlibatan al-Qaidah dalam konflik di Libya, dan menyatakan bahwa salah satu pemimpin gerakan Islam dalam perjalanan ke kota Misrata akan bergabung dengan sekelompok pejuang.
Abdel-Hakim Alhsadi seorang mantan pejuang Islam di Afghanistan, saat ini dilaporkan bekerja untuk merekrut, melatih dan menyebarkan 500 pejuang untuk menggulingkan pemimpin Libya Muammar Gaddafi di mana mereka terinspirasi oleh pemberontakan rakyat di Mesir dan Tunisia.

Simulasi Jangka Sorong