"AS - Israel Ingin Ciptakan Keretakan Timur Tengah"

Written By Juhernaidi on Kamis, 21 April 2011 | 8:23:00 AM

Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad berbicara di hadapan masa dalam parade selama Hari Angkatan Darat yang digelar di Teheran pada 18 April 2011. (Foto: Getty Images)
TEHERAN – Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memperingatkan terhadap plot penipuan yang dirancang Amerika Serikat dan Israel. Ahmadinejad mengatakan, AS dan Israel tengah berusaha menciptakan sebuah kawasan Timur Tengah yang ingin mereka kuasai. "Mereka berkata ingin menciptakan Timur Tengah yang baru dan lebih hebat di bawah dominasi AS dan Zionis. Saya katakan kepada Anda bahwa Timur Tengah yang baru dan lebih hebat akan diciptakan tanpa AS dan rezim Zionis," kata Presiden Ahmadinejad dalam pidato di hadapan massa dalam jumlah besar di Kota Sanandaj, ibu kota Provinsi Kordestan, Rabu (20/4).
Ahmadinejad menambahkan, musuh coba menciptakan perang di antara berbagai negara dan menciptakan perselisihan suku melalui plot penipuan.
"Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara regional menyadari bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis adalah musuh mereka yang utama," kata Ahmadinejad.
Ahmadinejad menambahkan bahwa AS dan para sekutunya ingin menginjak-injak hak-hak negara-negara regional demi kepentingan pribadi mereka.
"Saya ingin mengatakan kepada kekuatan-kekuatan arogan bahwa kali ini kalian juga salah. Kali ini, negara-negara regional  juga akan menggagalkan seluruh plot kalian melalui kewaspadaan, persatuan, dan keyakinan," kata Ahmadinejad.
Ia menekankan bahwa kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, dan belahan dunia lainnya akan "menyingkirkan kekuatan-kekuatan arogan."
"Kekuatan-kekuatan arogan coba menipu berbagai negara. Mereka telah membuat Iran berada di bawah tekanan untuk tunduk dan mundur. Tapi, perlawanan rakyat Iran dan kegigihan mereka membuat (Barat) kalah," ucap Ahmadinejad.
Sebelumnya, dalam peringatan Hari Angkatan Darat Iran, Ahmadinejad mengecam Israel dan kapitalisme. Ia menyebut AS yang menggerakkan kerusuhan Arab.
"Eranya Zionisme dan kapitalisme sudah berlalu," kata Ahmadinejad di hadapan massa yang berkumpul memperingati Hari Angkatan Darat Iran, Senin (18/4).
Mengenai kerusuhan yang menyapu Timur Tengah dan Afrika Utara, Ahmadinejad menuding Amerika Serikat yang berada di belakangnya. Ia menyebut Presiden Barack Obama dan pemerintahannya bersekongkol untuk menciptakan keretakan antara Iran dan negara-negara Arab.
Menurut Ahmadinejad, yang telah terjadi menunjukkan bahwaWashington gagal mendominasi kawasan sekitar karena unjuk rasa dilakukan menentang sejumlah pemerintahan yang didukung AS.
"Keamanan dan stabilitas di kawasan sekitar bergantung pada persatuan dan kerja sama yang tulus antara berbagai negara dan pemimpin di kawasan sekitar," kata Ahmadinejad.
Dalam pidatonya pekan lalu, Ahmadinejad juga mengatakan bahwa dunia akan menjadi saksi Timur Tengah yang baru tanpa AS dan Israel. Pernyataan itu disampaikan di hadapan ribuan orang di Kota Zahedan.
Ahmadinejad menyebut AS dan Israel berkomplot untuk menghasut konflik antara Iran-Arab, Sunni dan Syiah. Ia menambahkan bahwa Israel sudah mendekati akhir.
"Negara-negara regional telah bangkit, tapi arogansi global berkeinginan menciptakan perselisihan di negara-negara di kawasan sekitar," kata Ahmadinejad.
Menurut Ahmadinejad, rakyat Iran dan negara-negara regional tidak senang dengan keberadaan rezim Zionis dan menentangnya.
"Mereka akan terus bertempur hingga AS dan rezim Zionis kalah di kawasan sekitar," kata Ahmadinejad.

Simulasi Jangka Sorong