Ahmadinejad menambahkan, musuh coba menciptakan perang di antara
berbagai negara dan menciptakan perselisihan suku melalui plot penipuan.
"Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara regional menyadari
bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis adalah musuh mereka yang utama,"
kata Ahmadinejad.
Ahmadinejad menambahkan bahwa AS dan para sekutunya ingin
menginjak-injak hak-hak negara-negara regional demi kepentingan pribadi
mereka.
"Saya ingin mengatakan kepada kekuatan-kekuatan arogan bahwa kali ini
kalian juga salah. Kali ini, negara-negara regional juga akan
menggagalkan seluruh plot kalian melalui kewaspadaan, persatuan, dan
keyakinan," kata Ahmadinejad.
Ia menekankan bahwa kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, dan belahan dunia lainnya akan "menyingkirkan kekuatan-kekuatan arogan."
"Kekuatan-kekuatan arogan coba menipu berbagai negara. Mereka telah
membuat Iran berada di bawah tekanan untuk tunduk dan mundur. Tapi,
perlawanan rakyat Iran dan kegigihan mereka membuat (Barat) kalah," ucap
Ahmadinejad.
Sebelumnya, dalam peringatan Hari Angkatan Darat Iran, Ahmadinejad
mengecam Israel dan kapitalisme. Ia menyebut AS yang menggerakkan
kerusuhan Arab.
"Eranya Zionisme dan kapitalisme sudah berlalu," kata Ahmadinejad di
hadapan massa yang berkumpul memperingati Hari Angkatan Darat Iran,
Senin (18/4).
Mengenai kerusuhan yang menyapu Timur Tengah dan Afrika Utara,
Ahmadinejad menuding Amerika Serikat yang berada di belakangnya. Ia
menyebut Presiden Barack Obama dan pemerintahannya bersekongkol untuk
menciptakan keretakan antara Iran dan negara-negara Arab.
Menurut Ahmadinejad, yang telah terjadi menunjukkan bahwaWashington
gagal mendominasi kawasan sekitar karena unjuk rasa dilakukan menentang
sejumlah pemerintahan yang didukung AS.
"Keamanan dan stabilitas di kawasan sekitar bergantung pada persatuan
dan kerja sama yang tulus antara berbagai negara dan pemimpin di
kawasan sekitar," kata Ahmadinejad.
Dalam pidatonya pekan lalu, Ahmadinejad juga mengatakan bahwa dunia
akan menjadi saksi Timur Tengah yang baru tanpa AS dan Israel.
Pernyataan itu disampaikan di hadapan ribuan orang di Kota Zahedan.
Ahmadinejad menyebut AS dan Israel berkomplot untuk menghasut konflik
antara Iran-Arab, Sunni dan Syiah. Ia menambahkan bahwa Israel sudah
mendekati akhir.
"Negara-negara regional telah bangkit, tapi arogansi global
berkeinginan menciptakan perselisihan di negara-negara di kawasan
sekitar," kata Ahmadinejad.
Menurut Ahmadinejad, rakyat Iran dan negara-negara regional tidak senang dengan keberadaan rezim Zionis dan menentangnya.
"Mereka akan terus bertempur hingga AS dan rezim Zionis kalah di kawasan sekitar," kata Ahmadinejad.