Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Tembilahan kecolongan. Seorang napinya berhasil melarikan diri dengan menggunakan sobekan kain.
Riauterkini-TEMBILAHAN-Pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tembilahan sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap napi yang kabur, Sabtu (22/1/11) lalu atas nama Sarifuddin alias Pak Itam (34).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh riauterkini.com,warga Parit Kanto, Desa Bente, Kecamatan Mandah ini kabur sekitar pukul 05.00 WIB, Sabtu (22/1/11) lalu. Saat itu salah seorang napi melihat ia sedang memanjat tembok LP.
Menurut Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Yulius Saian, tiga bulan terakhir ini, napi yang divonis 3,5 tahun penjara atas keterlibatannya dalam perampokan di Parit Andalas, Desa Pelangeran, Kecamatan Pelangeran tersebut bertugas sebagai juru masak di dapur LP.
"Sekitar pukul 04.00 WIB ia dikeluarkan dari sel untuk memasak, tapi sekitar pukul 05.00 WIB ada napi lain yang melihat seseorang yang diketahui Syarifudin memanjat tembok," ungkap Yulius Saian, Ahad (23/1/11).
Petugas saat itu langsung memburu napi tersebut, namun ia keburu telah meloncat keluar pagar LP. Di lokasi hanya ditemukan bekas sobekan kain yang disambung-sambung pelaku dan digunakan untuk memanjat. Saat dikejar keluar LP, pelaku sudah tidak ditemukan lagi.
"Saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap napi tersebut berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan TNI," sebutnya.
Yulius memastikan tidak ada unsur kesengjaan atau keterlibatan petugas LP dalam peristiwa kaburnya napi yang baru menjalani masa tahanan 1,5 tahun ini.