Copenhagen: Akibat jumlah warganya yang terserang kanker, Denmark dinobatkan menjadi ibukota kanker dunia, demikian dilansir Telegraph, Senin (24/1).
Sebanyak 326 orang warga Denmark setiap tahunnya dilaporkan terserang penyakit yang sampai saat ini belum bisa ada jalan keluarnya. Alasan utama dari rentannya warga Denmark terhadap kanker adalah gaya hidup yang mereka jalani. Menurut catatan World Cancer Research Fund (WRCF) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mayoritas wanita Denmark adalah perokok aktif. Denmark juga dikenal sebagai negara dengan pengkonsumsi alkohol terbesar di dunia. Denmark memang terkenal sebagai negari terdamai kedua di dunia, tapi rupanya tidak berdamai dengan kanker.
Profesor Martin Wiseman dari WRCF mengatakan gaya hidup tersebut adalah cerminan dari negara-negara yang warganya berpenghasilan tinggi. Kecenderungan untuk pola makan yang tidak sehat, pengkonsumsian alkohol secara berlebihan dan malas untuk berolahraga adalah masalah yang banyak dikeluhkan oleh mereka yang tinggal di negara maju.
"Kita tahu bahwa orang-orang yang tinggal di negara maju cenderung memiliki masalah dengan berat badan, alkohol serta waktu untuk berolah raga. Bukti ilmiah menunjukkan gaya hidup tersebut memegang peranan penting yang menjadikan kanker berkembang subur di negara-negara tersebut," kata Profesor Wiseman.