Saat ditemukan, kondisi sembilan makam dipenuhi semak belukar sehingga hampir tidak terlihat seperti makam. Setelah dibersihkan baru terlihat kondisi
makam sebenarnya. Enam dari sembilan makam kondisinya sudah rusak, sementara sisanya masih dalam kondisi bagus. Semua makam menghadap ke arah Timur-Barat.
Kubur batu berpanjang dua meter dengan lebar 50 sentimeter itu terbuat dari batu pipih setebal sekitar 10 sentimeter. Sedangkan jarak makam satu dengan yang lainnya berjarak dua meter. Belum diketahui secara pasti umur ke-9 makam tersebut. Terkait hal ini, pihak Dinas Kebudayaan setempat akan melayangkan surat ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jateng (BP3J) untuk penelitian lebih lanjut.
Diperkirakan jumlah kubur batu megalitik ini nantinya akan bertambah mengingat di sekitar lokasi temuan masih ada batu sejenis yang masih tertanam dan
tertutup beberapa pohon jati.