Ketua Prodi MPD PPS UM ini menjelaskan, ”kepemimpinan dan manajemen kepala sekolah akan berpengaruh kepada produktivitas sekolah, budaya organisasi dan kualitas kinerja guru. Kualifikasi akademik kepala sekolah mencakup kualifikasi umum dan kualifikasi khusus. Sedangkan sertifikasicalon kepala sekolah meliputi:
(1) penetapan formasi kepala sekolah,
(2) rekrutmen calon kepala sekolah,
(3) seleksi calon kepala sekolah,
(4) pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah,
(5) uji kompetensi calon kepala sekolah, dan
(6) uji akseptabilitas calon kepala sekolah,”
ujar mantan Ketua Lemlit UM ini.
Seminar ini dihadiri 400 peserta terdiri dari kepala dinas, kepala sekolah, calon kepala sekolah dan guru dari berbagai daerah di Indonesia, seperti: Bima, Padang, Belu, Riau, se-Jawa Timur. Tujuan diselenggarakan seminar ini menurut Dr. Marthin Paly, M.Psi saat menyampaikan sambutan adalah untuk mensosialisasikan Kepmendiknas No. 13 tahun 2007 mengenai Standar Kepala Sekolah/Madrasah, mempersiapkan peserta untuk mengikuti sertifikasi kepala sekolah sebagaimana diamanatkan dalam Kepmendiknas, dan mendiskusikan hambatan, tantangan, dan peluang kepala sekolah untuk mencapai kinerja yang optimal dan profesional.
Pembicara seminar nasional terdiri dari Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd (Ketua Pokja Penyusunan Standar Pengembangan Mutu Kepala Sekolah) materi: Sertifikasi Kepala Sekolah dan Profesionalisme Kepala Sekolah, Dr. H. Rasiyo, M.Si (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jatim) materi: Kebijakan Dinas Pendidikan Propinsi Jatim tentang Peningkatan Profesionalisme Kepala Sekolah, dan Dr. Imron Arifin, M.Pd (Praktisi Manajemen Sekolah) materi: Standarisasi Kinerja Kepala Sekolah yang Profesional. (Zul)